Indonesia–Singapura Perkuat Kemitraan Ekonomi Strategis, Perdagangan Capai USD 32,86 Miliar di 2025
SOROTAN PUBLIK — Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Singapura terus menunjukkan kinerja yang kuat dan konsisten. Hal tersebut terlihat dari nilai perdagangan bilateral yang mencapai USD 32,86 miliar pada tahun 2025, dengan pertumbuhan positif sebesar 3,9 persen dalam lima tahun terakhir.
Pertemuan antara Indonesia dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong, menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis kedua negara di sektor ekonomi dan investasi.
Singapura Mitra Strategis Utama Indonesia
Dalam struktur perdagangan, Singapura tercatat sebagai tujuan ekspor terbesar kelima dan sumber impor terbesar kedua bagi Indonesia. Komoditas ekspor Indonesia ke Singapura didominasi oleh energi dan komoditas bernilai tinggi, sementara impor mencakup energi olahan serta produk berbasis teknologi.
Di sisi investasi, Singapura menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia dengan total nilai lebih dari USD 75 miliar dalam lima tahun terakhir. Investasi tersebut turut berkontribusi pada penciptaan sekitar 820.000 lapangan kerja di berbagai sektor.
Untuk tahun 2025 saja, nilai investasi Singapura ke Indonesia tercatat mencapai USD 17,4 miliar, memperkuat posisi negara tersebut sebagai mitra ekonomi utama Indonesia.
Penguatan Kerja Sama Lewat Forum Strategis
Kemitraan kedua negara juga diperkuat melalui Retret Pemimpin antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada 2025, yang menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis lintas sektor.
Ke depan, Retret Pemimpin 2026 yang akan digelar di Jakarta diharapkan dapat memperluas kerja sama, termasuk pada sektor ekonomi hijau, riset dan inovasi, kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Selain itu, kerja sama bilateral juga diperkuat melalui platform Six Working Groups (6WG) yang mencakup sektor investasi, industri, transportasi, agribisnis, dan pariwisata.
Kemitraan Jangka Panjang dan Stabilitas Kawasan
Pemerintah menilai bahwa hubungan Indonesia–Singapura memiliki peran penting tidak hanya dalam konteks ekonomi bilateral, tetapi juga dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan kawasan Asia Tenggara.
Dengan fondasi kerja sama yang kuat, kedua negara diharapkan terus memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi global.
Kemitraan ini menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi regional dan global.
