Kemenhub Dorong Jambi Bangun Transportasi Hijau dan Terminal Berbasis Bisnis
JAMBI – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terus mendorong pengembangan sistem transportasi yang modern, aman, berkelanjutan, dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan saat peninjauan ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi serta Terminal Tipe A Alam Barajo.
Direktur Prasarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Toni Tauladan, mengatakan pembangunan sektor transportasi kini tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pusat aktivitas ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep Terminal Berbasis Bisnis (Business Terminal) menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan fungsi terminal sebagai pusat mobilitas sekaligus pusat kegiatan ekonomi. Terminal tidak hanya melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga terintegrasi dengan area perdagangan, ruang usaha, fasilitas publik, hingga ruang olahraga.
“Dengan konsep ini, terminal diharapkan menjadi ruang publik yang hidup sekaligus mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya,” ujar Toni.
Dukung Transportasi Hijau di Jambi
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, yang mewakili Gubernur Jambi, berharap pemerintah pusat terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Jambi.
Dukungan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), peningkatan pelayanan transportasi, hingga percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di berbagai sektor.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi hijau yang efisien dan berkelanjutan.
Terminal Alam Barajo Terus Dibenahi
Kemenhub juga mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah menyediakan lahan tambahan untuk mendukung pengembangan Terminal Tipe A Alam Barajo beserta fasilitas penunjangnya.
Pengembangan kawasan terminal akan mencakup perluasan area pelayanan, pembangunan fasilitas komersial, ruang publik, area parkir, serta berbagai sarana pendukung lainnya agar terminal menjadi lebih nyaman, aman, dan representatif.
Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menyampaikan bahwa pemenuhan perlengkapan jalan di Provinsi Jambi hingga saat ini telah mencapai sekitar 61,4 persen.
Pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan jalan umum, serta berbagai fasilitas keselamatan lainnya terus dilakukan, termasuk pada jalur menuju kawasan wisata Kerinci yang menjadi salah satu destinasi unggulan di Provinsi Jambi.
Selain itu, pembenahan Terminal Alam Barajo juga dilakukan melalui sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi.
Berbagai fasilitas seperti CCTV, sistem penerangan kawasan, ruang pelayanan penumpang, hingga penataan lingkungan telah ditingkatkan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jasa transportasi.
Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga menegaskan pentingnya pelaksanaan ramp check secara berkala terhadap kendaraan angkutan umum.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sehingga mampu meningkatkan keselamatan penumpang serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Kementerian Perhubungan menegaskan akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dalam membangun sistem transportasi yang modern, ramah lingkungan, dan berbasis ekonomi. Dengan kolaborasi yang kuat, pengembangan Terminal Tipe A Alam Barajo diharapkan mampu menjadi pusat konektivitas sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi.
