Menko Polkam Dampingi Wapres Tinjau Pendidikan dan Program MBG di Papua, Pastikan SDM Unggul hingga Wilayah Terpencil
SOROTAN PUBLIK – Papua Tengah/Papua Pegunungan, 21 April 2026 ,Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Mimika dan Kabupaten Yahukimo. Agenda utama: memastikan kualitas pendidikan dan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal hingga ke wilayah terpencil.
Kunjungan ini merupakan implementasi langsung arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas nasional, melalui penguatan pendidikan, pemenuhan gizi, dan pemerataan akses layanan dasar.
Di Mimika, Wapres meninjau kawasan Sentra Pendidikan yang mencakup SD, SMP, hingga SMA Negeri. Lebih dari seribu siswa mengenyam pendidikan di kawasan ini, didukung fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium informatika, dan laboratorium IPA. Dalam dialog dengan siswa dan guru, Wapres menekankan pentingnya penguatan literasi digital agar generasi muda Papua mampu bersaing di era teknologi.
Para tenaga pendidik menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah, meski masih dibutuhkan penambahan ruang kelas untuk menunjang proses belajar. Sistem asrama di tingkat SMP dinilai efektif membuka akses pendidikan bagi siswa dari wilayah terpencil, dengan seluruh kebutuhan ditanggung negara.
Peninjauan juga menyasar implementasi Program MBG di SMAN 4 Mimika. Wapres menyaksikan langsung distribusi makanan bergizi kepada siswa, yang terdiri dari nasi, lauk, sayur, tahu, dan buah. Program ini terbukti meningkatkan kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.
Momentum kunjungan bertepatan dengan Hari Kartini, menghadirkan nuansa budaya dengan siswa dan guru mengenakan pakaian adat, mencerminkan semangat emansipasi dan pendidikan.
Perjalanan dilanjutkan ke Yahukimo. Wapres bersama Menko Polkam mengunjungi Koramil 1715/06 Dekai, memberikan apresiasi kepada TNI-Polri atas peran vital menjaga stabilitas keamanan. Dalam arahannya, Wapres menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi utama keberhasilan pembangunan.
Di Sekolah Kristen Yahukimo, Wapres kembali meninjau pelaksanaan MBG. Ia menekankan bahwa daerah tertinggal harus menjadi prioritas agar seluruh anak Indonesia memperoleh hak yang sama atas gizi dan pendidikan.
“Pemerataan adalah kunci. Tidak boleh ada anak bangsa yang tertinggal hanya karena faktor geografis,” tegas Wapres.
Secara umum, pelaksanaan MBG di Yahukimo dilaporkan berjalan baik dan memberi dampak nyata bagi siswa. Antusiasme guru dan pelajar mencerminkan harapan besar terhadap keberlanjutan perhatian pemerintah di sektor pendidikan Papua.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan dalam mendorong keberhasilan program prioritas nasional. Stabilitas yang terjaga diyakini akan membuka jalan bagi percepatan pembangunan, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Turut hadir dalam agenda tersebut antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Sekda Mimika Abraham Kateyau, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.
