Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tegas! Prajurit TNI Terlibat Narkoba dan Judi Online Terancam Sanksi Disiplin Berat

0
1792461803091-1

BALI — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar tidak melakukan pelanggaran hukum, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam perjudian online atau judi online (judol).

Sjafrie menegaskan bahwa segala bentuk penyimpangan dapat berujung pada sanksi tegas sesuai ketentuan disiplin dan hukum yang berlaku di lingkungan militer.

Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja untuk meninjau Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 928/Brata Sena Yudha (BSY) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (18/10/2026).

Dalam pengarahan kepada jajaran prajurit, Sjafrie juga meminta komandan batalyon untuk memastikan kondisi kesehatan personel diperiksa secara berkala. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesiapan dan kedisiplinan prajurit dalam menjalankan tugas negara.

“Saya perintahkan Danyon untuk selalu memeriksa kesehatan prajurit secara berkala. Jangan ada satu pun prajurit yang terkontaminasi narkoba maupun terlibat judi online!” tegas Sjafrie, sebagaimana dikutip dalam keterangan yang disampaikan pada Selasa (20/10/2026).

Ia menegaskan, penyimpangan yang dilakukan prajurit tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele karena dapat berkaitan dengan disiplin, tanggung jawab, dan pelaksanaan tugas militer.

“Semua bentuk penyimpangan adalah pelanggaran disiplin berat yang ada sanksi tegas keprajuritannya. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” lanjutnya.

Komandan Diminta Perkuat Pengawasan Prajurit

Arahan Menhan tersebut menempatkan peran komandan satuan sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga kedisiplinan dan kesiapan personel.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala, pengawasan internal, serta pembinaan personel diperlukan untuk mendeteksi potensi pelanggaran dan menjaga lingkungan satuan tetap profesional.

Narkoba dan judi online juga menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan, kondisi keuangan, serta kehidupan sosial seseorang.

Bagi prajurit TNI, kepatuhan terhadap hukum dan disiplin merupakan bagian penting dari tanggung jawab dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Sapta Marga dan Sumpah Prajurit Jadi Penegasan

Dalam pengarahannya, Sjafrie kembali mengingatkan prajurit agar berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman bagi prajurit dalam menjalankan kewajiban, menjaga kehormatan institusi, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Penegakan disiplin juga harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan pemeriksaan yang objektif dan proses penanganan pelanggaran berdasarkan bukti.

Peringatan Menhan ini menegaskan pentingnya pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba serta praktik perjudian online di lingkungan militer.

Dengan pembinaan yang konsisten dan penegakan aturan yang tegas, kesiapan personel diharapkan tetap terjaga sehingga prajurit dapat menjalankan tugas secara profesional demi kepentingan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *